Posted in Uncategorized

Hari 6, demit saba kota

#30harimenulis
Tema : cerita horor
Gw sendiri aslinya penikmat thriller daripada horror… aah tp yah klo film horor nya macam series supranatural gk nolak juga… tsakeeepp ajah yg jd dukunnya …
Setan di series charmed jg ehm ehm

———————–
Ketika setting-an horor d desa atau disuatu kawasan pelosok itu sudah biasa ….
Padahal, tidak ada sejengkal tanahpun yang tidak ditempati oleh makhluk-yang-begitulah

Saya percaya bahwa si-mereka itu berbentuk seperti apa yang kita bayangkan … walo kadang imajinasi kita yg berlebihan, membuat bentuk si-mereka menjadi lebay …
*****

Pernahkah berfikir, kenapa vampir atau dracula digambarkan sebagai sosok yg ngganteng *blame it to Cullen* ?!
Sedangkan rekor lelembut tercantik di kelas lokal dipegang sama Maryam, Si Manis Jembatan Ancol
*gw gk berani nyebut yg paling cakep dari daerah sini… bahaya bwhahahaa *

Lelembut juga punya rasa, punya hati *yeaahh candil*
Termasuk aku …

Apalah aku, aahh kau mungkin tak pernah melihatku … karena membuatku terlihat oleh kalian, itu sama saja membuang setengah masa mudaku dengan percuma … energiku bisa habis seketika …
pernah merasakan batre hape yg full tetiba drop gara2 kalian nyalakan GPS? Yah, seperti itu pulalah energiku jika aku harus menunjukkan diri kepada kalian …

Kalian berfikir bahwa kami ini tak terlihat, padahal kami terlihat … sedikit banyak kita sering beradu-pandang, hanya saja godaan dari mbak-mbak bercelana gemes-minta-diprekes amat sangat mudah mengalihkan pandangan kalian …

Kamar mandi yang sering kalian bilang tempat kami bercengkrama … ahh itu anggapan kuno … !!!!
Hai, manusia … tidakkah kalian tahu bahwa kami juga tak suka bau kamar mandi kalian yg kotor …
Kami lebih memilih untuk ikut kalian ke toilet yang bersih dan resik, karena apa?!
Karena kalian pun betah untuk berlama-lama didalamnya, dan kami pun betah untuk menemani kalian …

Kalian memasang aromatherapy dimana-mana, agar terlihat mewah saat kawan kalian singgah …
Percayalah manusia, kami juga menikmati aromatherapy kalian … diffuser yang mahal, secara tak sadar telah memberikan hal yang baru kepada kami …

Kalian bilang kemenyan itu makanan setan, tp kalian rela mengeluarkan rupiah untuk membeli wewangian cendana …

Aku adalah aku …
Aku berada dimanapun kalian ada …
Aku bahkan ada disaat kalian belum ada …
Dan aku akan selalu ada disaat kalian tiada

———-

*emak-emak banyak lagak*

7 thoughts on “Hari 6, demit saba kota

      1. Gara2nya yaks… pas deket prempatan wirobrajan gt.. ada kios, tulisannya warung makan demit …
        Sedia menyan, kembang, dll

      2. Ohya gw ga pernah merhatiin.. itu padahal keknya wil suami gw deh..
        Aya2 wae sih…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s